Skip to main content

Posts

ROADSHOW LGN MEDAN X LITERACY COFFEE

Di tengah perkembangan dunia teknologi, buku konvensional atau buku yang terbuat dari kertas, menjadi sesuatu yang semakin asing dan makin sulit ditemukan. Banyak orang yang kemudian beralih ke buku digital, sehingga buku menjadi lebih jarang ditemukan. Atas alasan minat baca yang sangat minim serta buku yang sudah mulai asing,  Literacy Coffee   memadukan konsep, kedai kopi dan buku, yang disertai dengan acara mengulas buku setiap minggunya. Hal ini dilakukan agar buku tidak semakin asing, terutama untuk kaum muda. Literacy Coffee  terletak di Jalan Jati II No. 1, belakang Kampus ITM, Teladan, Medan. Jhon Fawer Siahaan, sebagai pendiri, menyebutkan,  perpaduan antara kedai kopi dan buku yang digagasnya menjadi gerakan awal baginya dan rekan-rekannya, untuk mengembalikan ‘kejayaan’ buku. “Memang kami menyadari bahwa hal itu bukan sebuah solusi yang produktif, namun itu menjadi sebuah gerakan awal, bagaimana pengunjung bisa mengenal buku. Dari seki...

ASTUTI

Gambaran Tentang Literacy Coffee. Di tengah perkembangan dunia teknologi, buku konvensional atau buku yang terbuat dari kertas, menjadi sesuatu yang semakin asing dan makin sulit ditemukan. Banyak orang yang kemudian beralih ke buku digital, sehingga buku menjadi lebih jarang ditemukan. Atas alasan minat baca yang sangat minim serta buku yang sudah mulai asing,  Literacy Coffee   memadukan konsep, kedai kopi dan buku, yang disertai dengan acara mengulas buku setiap minggunya. Hal ini dilakukan agar buku tidak semakin asing, terutama untuk kaum muda. Literacy Coffee  terletak di Jalan Jati II No. 1, belakang Kampus ITM, Teladan, Medan. Jhon Fawer Siahaan, sebagai pendiri, menyebutkan,  perpaduan antara kedai kopi dan buku yang digagasnya menjadi gerakan awal baginya dan rekan-rekannya, untuk mengembalikan ‘kejayaan’ buku. “Memang kami menyadari bahwa hal itu bukan sebuah solusi yang produktif, namun itu menjadi sebuah gerakan awal, bagaimana pengu...

Literacy Coffee: “Antara Kopi dan Buku”

Medan, Di tengah perkembangan dunia teknologi, buku konvensional atau buku yang terbuat dari kertas, menjadi sesuatu yang semakin asing dan makin sulit ditemukan. Banyak orang yang kemudian beralih ke buku digital, sehingga buku menjadi lebih jarang ditemukan. Atas alasan minat baca yang sangat minim serta buku yang sudah mulai asing,  Literacy Coffee   memadukan konsep, kedai kopi dan buku, yang disertai dengan acara mengulas buku setiap minggunya. Hal ini dilakukan agar buku tidak semakin asing, terutama untuk kaum muda. Literacy Coffee  terletak di Jalan Jati II No. 1, belakang Kampus ITM, Teladan, Medan. Jhon Fawer Siahaan, sebagai pendiri, menyebutkan,  perpaduan antara kedai kopi dan buku yang digagasnya menjadi gerakan awal baginya dan rekan-rekannya, untuk mengembalikan ‘kejayaan’ buku. “Memang kami menyadari bahwa hal itu bukan sebuah solusi yang produktif, namun itu menjadi sebuah gerakan awal, bagaimana pengunjung bisa mengenal buku. Dar...

BOASA MA SAI MARSAK HO COVER Literacy Coffee Berdendang

BOASA MA SAI MARSAK HO COVER Literacy Coffee Berdendang

Kangen ( Dewa 19 ) Literacy Coffee Berdendang

Sempurna Andra and The Backbone Cover Literacy Coffee Berdendang

Sayidan ( Shaggy Dog ) Literacy Coffee Berdendang

Menenun Sortali Tenun Batak Toba

Ingot Mandailing Godang

Music Tradisional Pak Pak Geo Bike kaldera Toba

Geo Bike Caldera Toba

Seruling Sang Guru- Martogi Sitohang

Dalan Na Rahis-Martogi Sitohang- Arisma Trio

Silat Batak- Monsak Part 1

Silat Batak- Monsak part 2

Lirik Lagu Provinsi Tapanuli

Tapanuli tarpaima  do Di haroro ni Sada gubernur Roha na uli Tano nabidang Nungga  tung godang Lam marisuang Oh hamu  amang Ulu ni bangso Bege jo amang pangidoan on Tona ni pasogit tai pukka ma amang hamujuon i Mulak ma jo ho bereng hutamon Uli ni tapanuli molo saut provinsi mauliatema Tapanuli tarpaima  do Di haroro ni Sada gubernur Roha na uli Tano nabidang Nungga  tung godang Lam marisuang Oh hamu  amang Ulu ni bangso Bege jo amang pangidoan on Tona ni pasogit tai pukka ma amang hamujuon i Mulak ma jo ho bereng hutamon Uli ni tapanuli molo saut provinsi mauliatema

Andingan Trio Sibigo

Jamila - Martogi Sitohang Seruling Sang Guru

Novel Mangalua di Bedah di Unimed.

Institute Sumatera kerjasama dengan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Meda akan   menggelar bedah Novel “ Mangalua” karya Idris Pasaribu kegiatan ini nantinya akan dilangsungkan sabtu, 20 Februari 2015 pukul 09:00 wib- 12: 00 wib di ruang sidang lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial UniversitasNegeri Medan dimana kegiatan ini terbuka untuk umum. Para pembeda buku ini adalah Dr. Asmyta Surbakti, M.Si dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara, Dra. Flores Tanjung, MA selaku  Pembantu Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Dosen Pendidikan Ilmu Sejarah Serta Yulhasni yang saat ini menjabat sebagai anggota KPU Sumatera Utara dan Pengajar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Menurut Jhon Fawer Siahaan salah satu bagian dari Institute Sumatera Utara mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan harapan dapat memancing generasi muda untuk lebih mencintai karya-karya lokal yang lebih menonjolkan dari sisi kearifan local sekaligus sebagai apresiasi kepada bang Idris...